Minggu, 11 Oktober 2026

5,4 Juta Data Pengguna Twitter Dicuri Hacker

- Selasa, 26 Juli 2022 13:48 WIB
5,4 Juta Data Pengguna Twitter Dicuri Hacker
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - Jakarta: Sebanyak 5,4 juta data akun penggunaan Twitter berhasil dibobol hacker. Seperti dilansir dari Laptop Mag, Selasa (26/7/2022), data yang berhasil dicuri mencakup email dan nomor telepon yang kemudian dijual seharga US$ 30.000 atau setara Rp450 jutaan.


Hacker sendiri berhasil membobol sistem keamanan Twitter lewat sebuah kerentanan. Menurut RestorePrivacy, kerentanan ini berada di sistem Twitter versi Android yang memungkinkan data sicuri.


Seperti yang dilaporkan HackerOne, Twitter mengakui kerentanan ini sebagai masalah keamanan yang valid pada bulan Januari lalu dan mengumumkan hadiah US$ 5.040 bagi siapa saja untuk menambal.

Baca Juga:


Namun, para hacker, yang dikenal sebagai kelompok Devil telah menggunakan eksploitasi ini untuk menjual jutaan data pengguna, yang dikatakan berkisar dari Selebriti, Perusahaan, acak, OG, dan sebagainya.


Hingga saat ini hacker masih menjajakan data akun Twitter tersebut di forum peretasan Breached Forums. Di sana hacker juga memberikan sample data yang bisa diunduh secara gratis. Pihak Twitter sendiri kini sedang menyelidiki situasi tersebut.

Baca Juga:


Kasus pencurian dan penjualan data akun Twitter bukanlah yang pertama kali terjadi. Tahun ini, Dark Web Price Index 2022 menunjukkan pasar dark web sedang tumbuh subur.


Para hacker menjual data kartu kredit curian, akun cryptocurrency, akun Gmail dan Twitter yang diretas, dan malware yang dapat dibeli dengan harga yang jauh lebih murah selama setahun terakhir. (okz)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Hari Bhayangkara ke-79, Pimpinan DPR Apresiasi Kesiapan Polri Adaptasi Kemajuan Teknologi
Poldasu Gunakan Teknologi Ungkap Ladang Ganja
Liga Indonesia Bakal Mulai Gunakan Teknologi VAR Tahun Depan
Pemprov Sumut Dorong Pemkab dan Pemko Terapkan Smart City
112 Calon Mahasiswa IT PLN Asal Sumatera Utara Lanjut Ikuti  General Aptitude Test
Hacker Korea Utara Curi Aset Kripto Senilai Rp10 T dari Jepang
komentar
beritaTerbaru