Senin, 17 Agustus 2026

Siswa di Indonesia Perlu Didorong Buat Karya Tulis Untuk Pacu Budaya Literasi

- Senin, 01 Agustus 2022 14:36 WIB
Siswa di Indonesia Perlu Didorong Buat Karya Tulis Untuk Pacu Budaya Literasi
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - Kapuas Hulu: Seorang guru di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat bernama Fitri Wahyuni berpendapat jika siswa perlu didorong membuat karya tulis sebagai bagian dalam memacu budaya literasi. Apalagi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi saat ini.


"Budaya literasi itu perlu kita tanamkan sejak usia dini, bahkan kita dapat memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai sarana penunjang untuk membangkitkan literasi di sekolah," katanya dikutip dari Antara, Senin (1/8/2022).


Menurutnya, menanamkan budaya literasi itu bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti menggerakan peserta didik untuk membuat sebuah karya tulis yang berkaitan dengan pembelajaran di sekolah dengan berbagai metode baik membuat buku maupun konten digital.

Baca Juga:


Dia mengatakan di tempatnya mengajar di SDN 22 Kedamin Hulu, Kecamatan Putussibau Selatan, peserta didik membuat tulisan yang berkaitan dengan pembelajaran di sekolah. "Itu upaya kami dalam membangkitkan budaya literasi di kalangan sekolah," ucapnya.


Fitri mengakui kondisi literasi di kalangan sekolah saat ini memang tergolong masih rendah, tanpa disadari kehadiran teknologi (media sosial) sangat mempengaruhi tatanan kehidupan termasuk di kalangan pelajar.

Baca Juga:


Perkembangan teknologi itu, kata dia dapat membawa dampak negatif, apabila kemudahan mengakses informasi itu tidak bisa dimanfaatkan ke hal-hal positif terutama bagi pelajar, tentu itu juga perlu keterlibatan peran orang tua untuk lebih melakukan pengawasan ketat kepada anak-anaknya di rumah.


"Perkembangan teknologi itu harus bisa kita manfaat untuk mendorong literasi digital di kalangan sekolah," jelasnya.


Sebelum teknologi berkembang pesat, sambungnya, ada istilah 'Buku adalah jendela dunia'. Namun, dengan perkembangan teknologi saat ini ada juga istilah 'Dunia dalam genggaman'.


"Artinya semua informasi yang kita butuhkan dengan mudah kita dapatkan melalui teknologi informasi (internet) bisa melalui handphone mau pun komputer atau laptop," tandasnya.


Editor
:
Tags
beritaTerkait
Hari Bhayangkara ke-79, Pimpinan DPR Apresiasi Kesiapan Polri Adaptasi Kemajuan Teknologi
Motivasi Ratusan Relawan Gerakan Sumut Mengajar, Pj Gubernur Sumut Bangga Generasi Muda Tingkatkan Literasi Rakyat
Perkuat Literasi PAUD, Formalindo Donasikan 1000 Buku Kepada Bunda PAUD Labuhanbatu
112 Calon Mahasiswa IT PLN Asal Sumatera Utara Lanjut Ikuti  General Aptitude Test
Bejat, Seorang Guru di Labura Cabuli 9 Muridnya di Lingkungan Sekolah
Wabup Labuhabatu Hadiri Purna Siswa Angkatan Ke-VII
komentar
beritaTerbaru