Soal Kenaikan BBM, JK Sejalan Dengan Jokowi


Soal Kenaikan BBM,  JK Sejalan Dengan Jokowi
net
JK

jaringberita.com -Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla memahami alasan Presiden Jokowi menaikkan harga BBM. Meskipun kenaikan BBM merupakan pilihan yang sulit, JK sejalan dengan Jokowi. Menurutnya, anggaran subsidi yang bengkak bikin APBN tidak sehat.

Sebagai orang yang pernah dua kali menjadi wapres dari 2 presiden yang berbeda, JK menganggap kenaikan BBM hal yang biasa. Lagipula, kata JK, selama Jokowi menjadi presiden, bukan kali pertama harga BBM dinaikkan imbas meroketnya harga minyak dunia.

"Jangan lupa. Pada awal pemerintahan, Jokowi menaikkan juga harga BBM. Nggak apa-apa itu, biasa saja. Itu hal yang biasa," kata JK.

Saat mendampingi Jokowi di periode 2014-2019, harga BBM khususnya jenis subsidi mengalami naik turun. Pada November 2014, BBM jenis Premium yang awalnya dijual Rp 6.500 per liter, mengalami kenaikan menjadi Rp 8.500 per liter.

Namun, pada 1 Januari 2015, pemerintah kembali menurunkan harga Premium jadi Rp 7.600 per liter. Dua pekan kemudian, Jokowi kembali menurunkan harga premium menjadi Rp 6.600 per liter.

Namun, Maret 2015, Premium kembali dinaikkan menjadi Rp 6.900 per liter. Di penghujung bulan yang sama, Jokowi juga menaikkan lagi harga premium ke Rp 7.300 per liter. Berselang cukup lama, harga Premium kembali diturunkan menjadi Rp 6.950 per liter di tahun 2016. Kemudian, turun lagi menjadi Rp 6.450 per liter, April 2016.


Tag: