jaringberita.com, Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani membuat sayembara untuk Pemerintah Daerah (Pemda). Dia menyiapkan penghargaan atau hadiah dalam bentuk Dana Insentif Daerah (DID) bagi daerah yang bisa menurunkan angka inflasinya menjadi lebih rendah dari inflasi nasional.
“Ada mekanisme untuk melihat bagaimana inflasi di daerah tersebut. Badan Pusat Statistik (BPS) akan menghitung dan nanti kami akan memberi penghargaan,” tutur Sri dikutip dari Okezone, Rabu (7/9/2022).
Terlebih lagi, saat ini pemerintah yang ingin menurunkan angka inflasi dalam negeri, khususnya pada inflasi pangan yang sempat melonjak hingga 11,5% pada Juli 2022. Inflasi pangan yang tinggi tentunya kian menurunkan daya beli masyarakat dan justru menurunkan kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah.
"Kalau tidak cepat ditangani, dampaknya juga bakal ke sektor sosial, politik, dan juga keamanan. Maka dari itu, saya harap setiap daerah bisa menurunkan inflasinya secara baik, dan juga bisa mengontrol inflasi tersebut agar berada di level yang aman. Caranya? Dengan memastikan ketersediaan bahan makanan, dan transportasi umum di daerah tersebut memadai," tutur Sri.
Dia menyebutkan, gangguan pasokan pangan dan energi saat ini menjadi permasalahan utama yang berpotensi mendorong inflasi makin meningkat, bukan hanya di Indonesia saja, tapi hampir di seluruh dunia.
Maka dari itu, pihaknya terus mendorong pemerintah daerah agar turut berkontribusi di daerahnya masing-masing dalam pengendalian pangan agar harganya tetap stabil. Tak hanya itu, juga mendorong masyarakat agar tidak bergantung pada energi serta beralih ke konsumsi energi terbarukan.
"Kita harus menjaga dari sumbernya, kalau pangan dari anggaran pangan dinaikkan. Selain itu upaya Pemda untuk ikut berpartisipasi menjaga harga pangan stabil dilakukan dan kita memberikan insentif,” pungkas Sri.