Kamis, 27 Agustus 2026

Harga BBM Naik, Sembako Naik, Upah Ikutan Naik Nggak

- Selasa, 30 Agustus 2022 08:30 WIB
Harga BBM Naik, Sembako Naik, Upah Ikutan Naik Nggak
RM
SPBU

jaringberita.com -Pemerintah batal mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar Subsidi pekan lalu. Beredar kabar, kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut akan diumum­kan 31 Agustus 2022, dan harga baru akan berlaku 1 September 2022.

Akun @Jaka_Samudra mengunggah meme papan harga BBM terbaru di SPBU. Terpampang juga bocoran harga baru BBM. Pertalite dari 7.650 per liter menjadi Rp 10 ribu per liter, Pertamax dari 12.500 per liter menjadi Rp 16 ribu per liter dan Solar dari 5.150 per liter menjadi Rp 7.200 per liter.
harga BBM terbaru di SPBU
“Hehehehe tumben kalian nggak pada nangis dengan rencana melesatnya harga BBM. Udah naik harganya, antrenya 100 meter,” ujar @Jaka_Samudra da­lam caption-nya.
Akun @MayHera yakin harga BBM bersubsidi akan naik harga dalam waktu dekat. Indikasinya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pada Senin (29/8) sudah mengumumkan bantalan sosial bagi rakyat miskin.
“Ada kesan rakyat tiap hari diteror den­gan isu kenaikan BBM. Apa rakyat kurang menderita saat ini. Sungguh paradox negara yang konon menjunjung tinggi kesejahter­aan rakyat,” keluh @Krison_Joyo.
Menurut @Geegee, dengan naiknya harga BBM bersubsidi, rakyat kecil makin susah. Bagi orang kaya, kenaikan harga BBM tidak masalah.
“Sebetulnya BBM bersubsidi naik tidak masalah, yang penting harga ke­butuhan pokok lain tidak naik,” kata @ Afifhermawan8.
Sayangnya, kata @cintah, harga BBM bersubsidi belum naik saja semua harga kebutuhan sudah naik. Apa jadinya nanti setelah harga BBM benar-benar dinaikkan.
“Kenaikan harga BBM bersubsidi pasti berpengaruh dengan kenaikan harga sembako. Jadi Upah Minimum Regional (UMR) harus ikutan naik,” harap @ Wound_Nursing.
Akun @Bukitalami mengatakan, bila harga BBM bersubsidi naik, pertanda negara tidak punya duit. Kalau negara punya duit, pasti BBM sudah disubsidi seperti di Malaysia.
“Lebih baik negara hadir memberikan kenyamanan kepada rakyatnya dengan menstabilkan perekonomian rakyat, dengan tidak menaikkan harga BBM bersubsidi,” ujar @Ali_Safrudin.
Akun @Kuacihamtar kasihan dengan sopir angkot. Soalnya, kondisi perangkotan saat ini sudah sepi penumpang. Ditambah lagi, BBM bersubsidi akan naik.
“Akhir-akhir ini bapak dan emak sama-sama keder atau takut. Bapak-bapak keder BBM naik, emak keder telur naik terus,” kata @Hoalahcape.
Sementara, @dreewwp tidak masalah dengan kenaikan BBM bersubsidi. Malahan, ada hikmahnya karena lahan parkir menjadi semakin sedikit kendaraan. “Orang-orang pada naik kendaraan umum,” kata dia.
Akun @ronss_nerss mengatakan, bila BBM bersubsidi naik, dan berdampak pada harga komoditas naik, itu menjadi risiko. Terlebih, Pemerintah sudah meny­iapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) buat wong cilik.
“Mending uang subsidi BBM itu buat BLT wong cilik,” kata @ronss_nerss. “Tenang walau BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar naik, BLT buat rakyat miskin akan disebar,” ujar @d2g_shahab.
Akun @ririn949 mengatakan, harga BBM bersubsidi dinaikkan sudah tepat. Alasannya, mencegah kelangkaan BBM, harga minyak mentah dunia naik, sub­sidi BBM banyak dinikmati kendaraan pribadi dan memberatkan APBN.
“Dengan kenaikan BBM bersubsidi, ekonomi Indonesia akan tetap bergeliat. Soalnya, konsumsi masyarakat mulai naik di segala bidang,” ujar @Hasyimmah.
Hanya saja, kata @Hasyimmah, ban­yak orang yang masih belum sadar. Entah karena memang hobi mengeluh, benci Pemerintah, trauma pandemi atau kurang mengamati saja. Seperti dilansir dari RM.id

Editor
:
Tags
BBM
beritaTerkait
Humas Polri Jalani Evaluasi Menuju WBK dan WBBM
Truk Angkut 3 Ton BBM Bersubsidi di Hentikan Polisi Laju Perjalannya
Sampan Angkut BBM Curian Di Belawan Terbakar
BBM Diduga Hasil Curian di Muat Dalam Sampan Terbakar
Kepolisian Polda Sumatera Utara Ungkap 18 Kasus Penyeludupan BBM Ilegal dan Gas Oplosan
Gudang Pertalite dan Solar Ilegal Terbakar, Polres Labuhanbatu Tetapkan Satu Tersangka
komentar
beritaTerbaru