Minggu, 23 Agustus 2026

Proyek Pembangunan Bandara di Mandailing Natal Diyakini Bakal Rampung Tahun 2024

- Selasa, 23 Agustus 2022 22:31 WIB
Proyek Pembangunan Bandara di Mandailing Natal Diyakini Bakal Rampung Tahun 2024
Istimewa
Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah meninjau pembangunan bandara Madina

jaringberita.com - Mandailing Natal: Proyek pembangunan bandara di Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut) diyakini akan rampung pada tahun 2024.


Hal ini, dikatakan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah saat meninjau perkembangan pembangunan bandara yang berada di Desa Sodojadi, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Madina, Senin (22/8/2022).

Baca Juga:


"Saya lihat progres pembangunan masih terus berlanjut dan ditargetkan bisa selesai di tahun 2024 paling lama," ungkapnya.

Kehadiran bandara ini, lanjut dia, diharap tidak hanya melayani penerbangan nasional saja, namun juga bisa melayani perjalanan internasional, termasuk jemaah haji atau umroh. Selain itu, juga memberikan kontribusi dalam peningkatan ekonomi rakyat serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah Madina dan sekitarnya.

"Untuk berkunjung ke wilayah Tapanuli Selatan aksesnya sudah dekat melalui bandara ini, dibanding Bandara Silangit, FL Tobing Sibolga maupun Aek Godang yang keadaan bandaranya dikelilingi bukit,” jelasnya.

Bahkan, tambah Ijeck panggilan Musa Rajekshah, tidak hanya orang Madina yang dapat memanfaatkan bandara ini, tapi beberapa daerah di Provinsi Sumbar yang berbatasan dengan Madina juga bisa memanfaatkannya.

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Kemnaker Perkuat Peran Balai K3 untuk Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko
Relokasi 65 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Dipercepat
Bobby Nasution Harap Polda Sumut Terus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat
Polisi Ungkap Pabrik Liquid Vape di Apartemen Lexing Ton
Kenaikan Pangkat Personel Jajaran Poldasu, Tegaskan Komitmen Polri yang Humanis dan Presisi
Polda Sumut Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Tegaskan Komitmen Melayani dan Berbenah
komentar
beritaTerbaru