Rabu, 26 Agustus 2026

Ternyata Di Aceh, Setiap 2,5 Jam Terjadi 1 Kecelakaan

- Kamis, 22 September 2022 09:30 WIB
Ternyata Di Aceh, Setiap 2,5 Jam  Terjadi 1 Kecelakaan
Kombes Pol Muji Ediyanto, Dirlantas Polda Aceh

Muji punya alasan kuat karena pada tahun 2021 kasus Covid-19 masih tinggi.
"Saat itu aktivitas masyarakat di luar rumah terutama yang berkendara menurun, makanya angka kecelakaan tidak tinggi.
Sedangkan tahun 2022--mulai medio Januari hingga Agustus--Covid sudah melandai, masyarakat seperti biasa lagi makanya angka kecelakaan pun naik," urai Kombes Muji.
Ditlantas pun, katanya, sejak tahun lalu melakukan berbagai hal untuk menurunkan angka kecelakaan dan menekan angka kematian di jalan raya.
"Kita terus melakukan edukasi kepada masyarakat, terutama pelajar dan kita juga melakukan kolaborasi dengan berbagai stakeholder lain untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," katanya.
Sedangkan penegakan hukum yang dilakukan selama ini, lanjut Muji, lebih kepada pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal.
"Seperti tidak menggunakan helm, ngebut, kendaraan yang over muatan, dan lain-lain.
Penegakan dilakukan secara hunting system karena ini akan lebih tepat sasaran," ujar dia.
Kombes Pol Muji Ediyanto juga mengatakan, sejak setahun lalu, Polda Aceh mulai memberlakukan penegakan pelanggaran lalu lintas dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
ETLE dan sistem pengawasan menggunakan CCTV ini sudah terpasang pada sejumlah titik di seluruh kabupaten/kota di Aceh.
“Alhamdulillah ETLE atau pengakan hukum dengan metode digital di Aceh sudah berjalan.
Metodenya sangat mudah, ketika data center kita melihat ada pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan korban fatal, terobos lampu merah, tidak pakai helm, maka akan direkam dan kemudian datanya kita simpan.
Setelah itu, akan kita lihat nopolnya.
Dari situ muncul alamat pemilik kendaraan, dan kemudian petugas mengirim ‘surat cinta’ serta bukti pelanggaran tersebut kepada yang bersangkutan,” urai Muji.
Terakhir, seperti dilansir dari SerambiNews, Dirlantas Polda Aceh berharap kepada semua lapisan masyarakat di Aceh dan stakeholder lainnya untuk terus mengimbau kepada masyarakat agar patuh dan taat pada peraturan lalu lintas.
“Ini untuk kemaslahatan kita bersama, agar kecelakaan di jalan raya terus berkurang.
Terutama anak-anak kita agar menggunakan helm, tidak kebut-kebutan yang sangat berpotensi terjadinya kecelakaan,” pungkasnya.

Tags
beritaTerkait
Relokasi 65 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Dipercepat
Satgas PRR Perkuat Kolaborasi Penanganan Sungai Krueng Tamiang untuk Cegah Banjir Berulang
Kapolda Sumut Pimpin Apel,Operasi Mantap Praja dan PON XXl Aceh-Sumut 2024
Tim Divisi Humas Polri Laksanakan Pensatwil di Wilayah Polda Aceh
Polda Sumut Gelar Operasi Gabungan Sadar Pajak Kendaraan Bermotor
Kombes Hadi Wahyudi :Pihaknya Tidak akan Memberikan Toleransi Pada Septor Knalpot Brong
komentar
beritaTerbaru