Selasa, 18 Agustus 2026

Kasus Gagal Ginjal Akut, BPOM Umumkan 5 Produk Obat Sirup Lampaui Batas Aman

- Kamis, 20 Oktober 2022 23:00 WIB
Kasus Gagal Ginjal Akut, BPOM Umumkan 5 Produk Obat Sirup Lampaui Batas Aman
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - Kasus gagal ginjal akut tengah merebak di Indonesia. Berdasarkan catatan Kementerian kesehatan (Kemenkes) per Selasa (18/10/2022) ada 206 kasus, dan 99 di antaranya meninggal dunia.


Menyikapi ini, Kemenkes pun mengambil langkah dengan menginstruksikan seluruh apotek untuk menyetop penjualan obat sirup. Mengutip ANTARA via Okezone, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengumumkan lima produk obat sirop di Indonesia yang mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) melampaui ambang batas aman.

Dilansir dari laman resmi BPOM RI, www.pom.go.id di Jakarta, Kamis (20/10/2022), kelima produk itu di antaranya Termorex Sirup (obat demam), produksi PT Konimex dengan nomor izin edar DBL7813003537A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.

Baca Juga:

Kemudian, Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), produksi PT Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.

Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DTL7226303037A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.

Baca Juga:

Unibebi Demam Sirup (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL8726301237A1, kemasan dus, botol @60 ml.

Unibebi Demam Drops (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL1926303336A1, kemasan dus, botol @15 ml.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Gencarkan Program Promotif dan Preventif Cegah Kanker
35 Ribu Lebih Bayi di Indonesia Tertular Hepatitis, Dinkes Sumut Imbau Cegah dengan Imunisasi
Pemerintah Targetkan 50 Persen Orang Dewasa Sehat Divaksinasi
Skrining 14 Jenis Penyakit Ini Gratis, Kemenkes Imbau Masyarakat Manfaatkan
IDI Sebut STR Seumur Hidup akan Sulitkan Pengawasan
RSUP HAM Visitasi Pengampuan Layanan ke 38 RSUD di Sumut dan Aceh
komentar
beritaTerbaru