Jumat, 14 Agustus 2026

Ombudsman Sumut: Yang Meninggal Manusia Bukan Keong, Manajeman Bandara Kualanamu Harus Dievaluasi Total

- Sabtu, 06 Mei 2023 12:30 WIB
Ombudsman Sumut: Yang Meninggal Manusia Bukan Keong, Manajeman Bandara Kualanamu Harus Dievaluasi Total
Ist
Ombudsman tinjau Bandara

Indikatornya, ucapnya, terlihat dari konstruksi lift yang tidak lazim karena memiliki dua pintu. Harusnya, ketika dilantai yang tidak ada akses keluarnya, pintu harusnya terkunci dan tidak bisa dibuka, meski dipaksa sekalipun.

Kemudian, mestinya tidak ada ruang kosong yang lebar (sekitar 60 cm) dari lantai pintu lift yang bukan akses keluar, yang dapat membuat orang terperosok.

Indikator lainnya, sebut Abyadi, di dalam ruang lift tidak ada terlihat informasi penggunaan lift. "Ini terlihat sederhana tapi penting. Sebab, akibat ketiadaan informasi ini, korban tidak faham menggunakan lift itu, korban jadi membelakangi pintu akses keluar dan merasa terjebak karena pintu lift didepannya tidak terbuka. Itulah ya g diduga menyebabkan korban kemudian membuka pintu lift di depannya dengan paksa dan langsung melangkah saat pintu lift terbuka sehingga ia terperosok dan jatuh ke lantai dasar lift.

Selain itu, lanjutnya, tombol-tombol emergency di dalam lift juga tidak berfungsi, baik itu tombol emergency calling maupun tombol emergency lonceng.

Tak hanya itu, Abyadi juga mengatakan bahwa pengelolaan pengaduan di Bandara Kualanamu yang buruk. Kompetensi sumber daya manusia di Bandara Kualanamu juga rendah, khususnya dalam menangani laporan pengaduan kehilangan orang atau barang.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Ombudsman Berikan Pada Pemkot Tanjung Balai, Peraih Predikat Zona Hijau
Ombudsman RI Cari Sosok Kepala Perwakilan Sumut, Begini Syaratnya
Penambahan Rute Baru Penerbangan Internasional Bandara Kualanamu
Calon Penumpang di Bandara Kualanamu Tertangkap Bawa 2 Kg Sabu
Dapat Hibah dari Pemprov Sumut, Edy Rahmayadi: Independensi Ombudsman Tidak Boleh Luntur
Libur Panjang Kemarin, Jumlah Penumpang Pesawat Terbang di  Bandara Kualanamu Tembus 87 Ribu Lebih
komentar
beritaTerbaru