Minggu, 16 Agustus 2026

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel Dihantui Ancaman Sanksi FA Jelang Laga Melawan Leeds United

- Minggu, 21 Agustus 2022 19:06 WIB
Pelatih Chelsea Thomas Tuchel Dihantui Ancaman Sanksi FA Jelang Laga Melawan Leeds United
Twitter
Thomas Tuchel

jaringberita.com - London: Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel dihantui sanski oleh FA menjelang laga tim asuhannya melawan Leeds United pada pekan ketiga Liga Inggris, Minggu (21/8/2022).


Sanksi bisa saja diterima Thomas Tuchel selain karena kritiknya, juga karena keributannya dengan pelatih Tottenham Hotspur Antonio Conte, dalam laga pekan lalu.


Pelatih asal Jerman itu membahas ancaman sanksi tersebut pada jumpa pers jelang laga. Akan tetapi, eks pelatih Paris Saint Germain (PSG) itu coba memberi pembelaan atas perilakunya kala ribut dengan Conte.

Baca Juga:


“Agak sulit untuk menerima (sanksi FA) mengingat konteksnya, dua menit sebelumnya, seseorang di tim kami (Cucurella) dijambak rambutnya (oleh Romero), jadi saya hanya mengolok-olok,” kata Tuchel dilansir Football London , Minggu (21/8/2022).


Sedangkan untuk jabat tangan, lanjut Tuchel, itu terjadi sesudah laga. "Tetapi saya menerima tuduhan itu, kami menunggu keputusan sekarang, saya berharap seperti Antonio (Conte) bahwa saya bisa tetap mendampingi tim di pinggir,” tuturnya.

Baca Juga:


Lebih lanjut, Tuchel mengaku tidak terkejut dengan ancaman sanksi yang diterimanya. Pria yang juga pernah membesut Borussia Dortmund itu mengaku akan siap jika pada akhirnya dijatuhi hukuman oleh FA.


“Saya akan bertahan, itu bukan masalah, tentu saya saya siap untuk itu (sanksi FA), karena kami tahu, kemungkinan itu (sanksi FA) bisa terjadi,” pungkasnya.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Turnamen Oldcrak Hidayatullah Cup 2023 Digelar di Suka Makmur
Graham Potter, Tampaknya Masih Akan Lama Kembali ke Tepi Lapangan
Mateo Kovacic Sepakat Bergabung ke Manchester City
Brighton Resmi Datangkan Milner dari Liverpool
Kenapa Declan Rice Tak Mau Gabung ke Manchester United
Mac Allister Resmi Bergabung dengan Liverpool
komentar
beritaTerbaru