Selasa, 18 Agustus 2026

4 Fakta Kasus Gagal Ginjal Terkini, Bos CV Samudera Chemical Jadi Buronan Polisi

- Minggu, 27 November 2022 09:00 WIB
4 Fakta Kasus Gagal Ginjal Terkini, Bos CV Samudera Chemical Jadi Buronan Polisi

jaringberita.com -Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri telah memasukkan pemilik CV Samudera Chemical berinisial E ke daftar pencarian orang (DPO). Berikut fakta-faktanya:

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengatakan, hingga saat ini pemilik CV Samudera Chemical yang merupakan salah satu tersangka kasus gagal ginjal akut belum diketahui keberadaannya.
"Belum, belum (ditemukan), kita sudah terbitkan DPO, ya," kata Pipit Rismanto saat dihubungi, Sabtu (26/11/2022).
2. Bos CV Samudera Chemical sudah dicekal
Namun demikian, Pipit menjelaskan bahwa pihaknya juga telah melakukan pencekalan agar tersangka E tidak lari ke luar negeri.
"Pencekalan sudah," ujarnya.
3. Polisi masih mencari bos CV Chemical Samudera
Pipit menjelaskna bahwa pihaknya belum melakukan penangkapan terhadap tersangka E, karena masih mencari keberadaan pemilik perusahaan supplier CV Chemical Samudera tersebut.
4. Akan jemput paksa jika tak kooperatif
Bahkan, kata Pipit, Bareskrim membuka kemungkinan E dijemput paksa bila tak kooperatif dan tak memenuhi panggilan.
"Belum (ditangkap), masih kita lakukan pencarian ya. Kan cuma sampai panggilan kedua, kan kita sudah menyiapkan surat perintah membawa," kata Pipit Rismanto saat dihubungi, Kamis (24/11/2022).
"Kan harus kita cari dulu keberadaannya, baru pakai surat perintah membawa,"sambungnya seperti dilansir dari okezone.

Tags
beritaTerkait
Olah TKP dan Rekonstruksi oleh Bareskrim Polri di Lokasi Hilangnya Iptu Tomi S Marbun
Bareskrim Ungkap kasus Penipuan Kripto Internasional, Kerugian Capai Rp105 Miliar
Polri Kampanyekan #RiseAndSpeak untuk Wujudkan Lingkungan Aman bagi Perempuan dan Anak
Bareskrim Ungkap 4 Kasus Penyelundupan Ilegal Selama 3 Bulan Terakhir
Bareskrim Berikan Keadilan kepada Julia Santoso Usai Putusan Praperadilan
Polri Bongkar Lab Narkoba Senilai Rp1,5 Triliun di Bali
komentar
beritaTerbaru