Kamis, 20 Agustus 2026

AHY Bicara Cegah Mega Krisis Di Masa Depan

Di Hadapan Tokoh Dunia
- Kamis, 03 November 2022 11:30 WIB
AHY Bicara Cegah Mega  Krisis Di Masa Depan

Catatan kedua adalah bahwa kita tidak bisa mengandalkan teknologi semata untuk mencegah krisis.
“Faktor manusia, seperti kepemimpinan dan karakter pe­mimpin, akan menjadi faktor penentu. Manusia lah yang harus membuat pilihan sulit untuk mengakhiri perang dan konflik, mengutamakan agenda iklim, beralih ke energi terbarukan, mereformasi bisnis dan pemerintahan, dan lain sebagainya,” AHY menjelaskan.
Ketiga, semua negara dan aktor global perlu sepenuhnya beradaptasi dengan dinamika global seperti dilansir dari RM.id. Pertukaran ide, kolaborasi dan kemitraan perlu lebih ditingkatkan. “Saya percaya bahwa para pemimpin global di Club de Madrid telah membuka jalan di depan ini,” tambahnya.
“Kita tidak membutuhkan institusi atau lanskap global yang sama sekali baru. Kita hanya perlu menimbang kem­bali urgensi untuk bekerja sama, menempatkan perspektif baru di mana semua aktor global, aktor negara dan non-negara, dapat bersatu dalam menjalankan tu­juan bersama dalam mengatasi tantangan global,” seru AHY.
Atas nama The Yudhoyono Institute sebagai salah satu peng­gagas dialog ini, AHY mengucapkan terima kasih kepada semua pembicara, panelis, dan peserta yang hadir di Berlin.
“Saya juga mengucapkan teri­ma kasih kepada Club de Madrid, terutama Presiden Danilo Turk dan Sekretaris Jenderal Maria Aguero, Liz Mohn Center, dan Kantor Luar Negeri Federal, atas kerja keras dan kerjasamanya un­tuk mewujudkan inisiatif pentingini. Saya berharap kita dapat bekerja sama lagi dalam waktu dekat,” tandasnya.
Hadir dalam forum diskusi tersebut, antara lain Danilo Türk President of CdM and President of Slovenia (2007-2012), Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, President of Bolivia (2001-2002) Jorge Fernando Quiroga, President of Mexico Felipe Calderón (2006-2012), President of Poland (1995 – 2005) Aleksander Kwa?niewski, dan President of Mali (2014-2015) Moussa Mara. Sementara hadir secara virtual Prime Minister of the United Kingdom (2007-2010) Gordon Brown.

Tags
AHY
beritaTerkait
Polri Sosialisasikan Pentingnya Jasa Pengamanan Objek Vital Nasional
Polri Bongkar Lab Narkoba Senilai Rp1,5 Triliun di Bali
Pengungkapan Polres Lamandau Masuk 80 Besar Kasus Narkoba dengan Jumlah Fantastis
Dukung Asta Cita Prabowo-Gibran, Polri Sita Berton-ton Narkoba
Humas Polri Goes To Campus Universitas Pancasila: Mahasiswa Sasaran Empuk Bandar Narkoba
Bareskrim Miskinkan Terpidana Narkoba Hendra Sabarudin, Sita Aset Rp221 Miliar
komentar
beritaTerbaru