Selasa, 18 Agustus 2026

Petugas Kebersihan Temukan Bunga Bangkai Langka di Area Universitas Bali Internasional

- Senin, 31 Oktober 2022 21:00 WIB
Petugas Kebersihan Temukan Bunga Bangkai Langka di Area Universitas Bali Internasional
Net
Bunga Bangkai yang ditemukan di areal UNBI

jaringberita.com - Petugas kebersihan di Universitas Bali Internasional (UNBI) Nyoman Agustini (46) menemukan bunga bangkai langka bernama ilmiah Amorphophallus peoniifolius ketika sedang membersihkan bagian belakang pura perguruan tinggi tersebut, Kamis (27/10/2022).


"Kemarin-kemarin tidak ada dan ketemunya tanggal 27 pagi pas acara gladi wisuda. Ini pertama kali lihat dan biasanya lihat lewat buku saja, mirip bunga raflesia," kata Agustinidilansir dari ANTARA, Senin (31/10/2022).

Baca Juga:


Agustini merupakan orang yang pertama kali menyebarkan gambar tanaman tersebut di sosial media.


Sementara itu pihak perguruan tinggi yang mengetahui kemunculan flora asing di lingkungan kampus tersebut mengaku akan melakukan konservasi dan penelitian terhadap tiga tanaman yang tumbuh.

Baca Juga:


"Ini rencananya seperti yang kita lihat di publikasi ilmiah, kita akan publikasikan untuk daerah Tonja, Denpasar. Kita kan menemukan ini di UNBI, kita akan publikasikan dalam bentuk analisis vegetasi Amorphophallus paeoniifolius, seperti apa untuk yang ini," kata Koordinator Program Studi Farmasi Klinis UNBI Ida Ayu Manik Partha Sutema.


Manik menjelaskan bahwa tanaman berwarna merah gelap menuju ungu berukuran sekitar 30 sentimeter itu merupakan bunga bangkai langka yang umumnya ditemukan di Flores dan Pulau Jawa.


Ketika dijumpai di siang hari, tanaman tersebut tak mengeluarkan bau, namun, baunya justru muncul pada malam hari dengan radius satu meter.


Bunga bangkai jenis Amorphophallus peoniifolius itu, kata dia, termasuk yang dapat memproduksi makanan sendiri, berbeda dengan raflesia arnoldi yang membutuhkan inang atau tempat menempel untuk dapat tumbuh.


Tanaman dengan jenis ini diperkirakan tidak akan tumbuh ke atas, melainkan ke samping dengan ukuran maksimal mencapai 50 sentimeter, namun pihak Universitas Bali Internasional belum dapat memastikannya, dan hendak melakukan analisis lebih dalam.


"Kita deteksi dan analisis vegetasinya, benar tidak yang sama dengan yang ada. Mungkin tim botani kita ya, di farmasi UNBI ada 4 kepakaran, memang ada kepakaran bidang biologi farmasi jadi botani farmasi," ujarnya.


Pengajar tersebut juga menyampaikan bahwa dilihat dari warnanya yang keunguan, umumnya mengartikan bahwa terdapat kandungan antioksidan yang tinggi.


"Kami juga lihat sudah ada yang meneliti juga kandungannya, itu juga dilihat dari metabolisme primer atau kandungan primernya seperti misalnya ada karbohidrat, protein, atau vitamin juga di dalamnya, cuma mungkin ini akan dilanjutkan lagi ke penelitian metabolisme sekunder," jelasnya.


Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa pada tahun 2020 tumbuhan serupa juga muncul di tempat yang sama, namun tak diperhatikan hingga akhirnya layu.


"Kemungkinan akan dikonservasi karena tumbuhnya kan sering, artinya tidak cuma saat ini saja. Mungkin didukung oleh lokasi di sana seperti tertutupi oleh tanaman yang lain, sehingga dia bisa hidup karena membuat makanannya sendiri," katanya sembari menerangkan kondisi bunga bangkai yang tumbuh di tanah lokasi pembuangan sampah organik sisa persembahyangan.


Ke depannya, tim dari Universitas Bali Internasional akan mengambil langkah penanganan terhadap bunga bangkai tersebut, dengan tindakan awal membiarkan tiga tanaman tersebut tumbuh sambil memperhatikan perkembangannya.


Sementara itu, Wakil Rektor II UNBI DrLanang Rudiarta menyampaikan bahwa pihaknya ingin mengembangkan dan mempelajari tanaman langka tersebut, khususnya bagi mahasiswa.


"Jadi kebetulan kita punya tempat tanaman obat, ya mungkin teman-teman dari farmasi akan meneliti apa khasiat obatnya kemudian bagaimana tumbuh selanjutnya, bagus lah ini untuk pembelajaran, dikasih di sini mungkin disuruh belajar," tandasnya.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Wakil Rektor II UDA Tersangka Penganiayaan, Keluarga Korban: Hukum Berat Pelaku
Residivis Narkoba Kembali Di Ciduk Sares Narkoba Polres Labuhanbatu
Universitas Mulawarman Samarinda Sambut Endgame Goes to Campus Lyceum
Kapolri Harapkan Bali Jaga Indeks Persepsi Demokrasi
Bela Negara Untuk Generasi Milenial, Ster TNI Berikan Kuliah Umum di Universitas Tarumanagara
Humas Polri Goes To Campus Universitas Pancasila: Mahasiswa Sasaran Empuk Bandar Narkoba
komentar
beritaTerbaru