Selasa, 18 Agustus 2026

Pesantren & Negara Tidak Bisa Dipisahkan

Gus Halim
- Minggu, 23 Oktober 2022 11:30 WIB
Pesantren & Negara Tidak Bisa Dipisahkan
Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan Universitas Nurul Jadid, dan dilanjutkan dengan Pelantikan DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI)

jaringberita.com - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyatakan, negara dan pesantren merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Pesantren merupakan pilar negara dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dari sisi karakter maupun kemampuan teknis (skill).
"Pemerintah tidak boleh jauh dari Pesantren. Sejauh ini keberadaan pesantren terbukti berhasil mengelola sumber daya manusia dari berbagai macam latar belakang dan status sosial," ujar Gus Halim saat memberikan sambutan pada 'Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan Universitas Nurul Jadid, dan dilanjutkan dengan Pelantikan DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Probolinggo.
Gus Halim mengatakan, sinergitas Pemerintah dan pesantren merupakan keniscayaan mutlak yang dibutuhkan oleh Indonesia. Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang selama berpuluh bahkan beratus tahun menjadi kawah candradimuka yang mengembleng karakter berbagai ragam anak bangsa.
"Daya tahan pesantren sebagai pilar pendidikan tertua telah teruji jauh sebelum Indonesia merdeka. Hampir semua tataran kehidupan, itu ada di Pesantren dan terselesaikan," katanya.
Saat ini, kata Gus Halim kesadaran masyarakat untuk mengirimkan anak-anak mereka ke pesantren semakin meningkat. Tak hanya dari kalangan masyarakat menengah ke bawah, mayoritas pesantren kini juga diisi anak-anak dari kalangan menengah ke atas.
"Mulai dari anak yang nakal, yang setengah nakal, pinter, pinter banget itu ada di Pesantren. Mulai dari yang kaya, orang elit, sampai sama sekali tidak punya biaya untuk sekolah, itu ada di Pesantren" kata Gus Halim.
Sebagai penyangga peradaban, lanjut Gus Halim, pesantren telah banyak menuai bukti nyata sebagaimana yang diharapkan oleh para pendiri bangsa.
Pesantren juga mampu mengatasi berbagai problem masyarakat di dalam maupun di luar Pesantren. Tak terkecuali ikut mengarahkan berbagai masalah kebangsaan.
"Pesantren juga menangani dan menyelesaikan semua hal dalam tatanan kehidupan baik di dalam maupun di luar lingkungan Pesantren. Termasuk persoalan bangsa dan negara," tutupnya seperti dilansir dari RM.id pada Sabtu (22/10).

Tags
beritaTerkait
Panglima TNI Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Pesantren dan Masyarakat
Upacara Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy Mawaridussalam, Syahid : Sebagai Standarisasi Perjalanan Tahun akan Datang
Ribuan Siswa SMA dan SMK Ikuti Pesantren Kilat di Asrama Haji
Selain Ditahan, 2 Guru Pesantren Padang Lawas yang Cabuli 24 Santrinya Dipecat
Ijeck Sarankan Anak Pesantren Mampu Kuasai Digital
Bupati Labura Resmikan Gedung Ruang Belajar Pesantren At- Taufiqurrahman
komentar
beritaTerbaru