Jumat, 14 Agustus 2026

Vino G Bastian Ngaku Ada Beban Perankan Sosok Buya Hamka

- Sabtu, 25 Maret 2023 02:30 WIB
Vino G Bastian Ngaku Ada Beban Perankan Sosok Buya Hamka
Twitter
jaringberita.com - Vino G Bastian yang merupakan pemeran utama dalam film Buya Hamka menyebutkan jika ada beban yang berbeda saat harus memerankan tokoh Buya Hamka.

"Saya sudah banyak memerankan tokoh film, tapi untuk Buya Hamka memang ada beban. Apalagi saya tidak punya ilmu agama yang dalam sedangkan beliau adalah penulis Tafsir Al Azhar," katanya melansir Antara, saat menggelar talk show di Padang, Jumat (24/3/2023).

Vino menjelaskan, untuk memulai mengenal karakter Buya Hamka lewat bukunya Akhlaqul Karimah, kemudian juga lewat pendekatan kepada orang-orang yang pernah mengenal Buya.

"Yang mengejutkan bagi saya, ternyata orang tua saya juga mengenal langsung sosok Buya Hamka," katanya.

Untuk itu dia berharap film itu tidak hanya menjadi tontonan tetapi juga bisa tuntunan bagi generasi muda, khususnya Ranah Minang dan Indonesia umumnya karena kebesaran Buya Hamka telah membuatnya menjadi milik semua orang, bukan hanya orang Minang.

Sebelumnya Film "Buya Hamka" produksi Falcon Pictures dan Starvision telah resmi merilis trailer volume satu sampai tiga, yang menggambarkan cuplikan kisah hidup sang pahlawan nasional, ulama, sastrawan sekaligus politikus Tanah Air.

Kefasihan berdakwah sosok yang memiliki nama lengkap Haji Abdul Malik Karim Amrullah itu tidak hanya diakui oleh Muslimin di Indonesia, tapi, juga oleh ulama-ulama di dunia. Salah satu jasa besar Buya Hamka adalah lahirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Trailer volume 1 menggambarkan periode di mana Buya Hamka menjadi pengurus Muhammadiyah di Makassar dan berhasil memberikan kemajuan yang pesat pada organisasi tersebut. Dia juga mulai menulis sastra koran dan cerita roman yang disukai para pembaca.

Saat diangkat menjadi pemimpin redaksi majalah "Pedoman Masyarakat", Buya Hamka mulai berbenturan dengan pihak Jepang hingga media massa itu harus ditutup. Kehidupan keluarganya terguncang ketika salah satu anak mereka meninggal karena sakit.

Usaha-usaha Buya Hamka untuk melakukan pendekatan pada pihak Jepang malah membuat dia dianggap sebagai penjilat dan musuh sehingga dia diminta untuk mundur dari jabatannya sebagai pengurus Muhammadiyah.

Sedangkan di trailer volume 3, digambarkan bahwa Hamka sudah menunjukkan minat yang besar terhadap tradisi dan sastra sejak kecil hingga mengabaikan pendidikannya di pesantren. Sikapnya itu membuat dia sering berbenturan dengan sang ayah.

Dia pun memutuskan untuk pergi belajar ke Mekkah dan naik haji dengan usahanya sendiri. Di sana, Hamka belajar berorganisasi, menemukan sistem manasik haji (atas restu Raja Arab), dan mendapatkan misi terbesar dalam hidupnya, yaitu membangun Islam di Indonesia.

Film ini bisa dinikmati oleh seluruh keluarga dari generasi Z hingga generasi orangtua. Perjuangan hidup Buya Hamka menginspirasi, dari semangat belajar yang otodidak dan perjalanan beliau di berbagai periode yang penuh romantika dan sangat menarik.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Rumah Produksi Film Porno di Jaksel Sudah Buat 120 Judul
Rumah Produksi Film Porno di Jaksel Sudah Buat 120 Judul
Ngobrol Film: Aktivis, Budayawan dan Seniman Bahas Kolaborasi Lintas Sektor Jaga Keberlanjutan Lingkungan
Tom Cruise akan Promosikan Film Baru Mission Impossible ke Korea
Film Petualangan Sherina 2 Dijadwalkan Bakal Tayang September
Kembali Pulih, Celine Dion Langsung Rilis Album Baru dan Debut Film Layar Lebar
komentar
beritaTerbaru