Rabu, 19 Agustus 2026

Medis: 80 Persen Anak dengan Penyakit Asma Punya Riwayat Alergi

- Sabtu, 06 Mei 2023 07:00 WIB
Medis: 80 Persen Anak dengan Penyakit Asma Punya Riwayat Alergi
istockphoto
Ilustrasi
jaringberita.com - Seorang dokter spesialis anak konsultan respirologi KSM Ilmu Kesehatan Anak FK UI dan RSCM dr Wahyuni Indawati, Sp.A(K) mengatakan jika 80 persen anak dengan asma memiliki riwayat alergi.

"Betul bahwa sebagian besar atau sekitar 80 persen dari anak-anak yang menderita asma ini, mereka punya riwayat alergi di keluarga atau di anaknya sendiri," katanya mengutip Antara, Sabtu (6/5/2023).

Wahyuni menjelaskan, asma merupakan penyakit yang terjadi di saluran nafas yang bersifat jangka panjang atau kronik, yang biasanya ditandai dengan keluhan batuk kronik berulang atau nafas yang berbunyi seperti peluit atau mengi.

Menurutnya, penyakit asma didasari oleh mekanisme alergi. Alergi sendiri merupakan kecenderungan seseorang untuk lebih sensitif terhadap sesuatu.

Adapun pemicu alergi yang bisa menyebabkan munculnya asma, jelas dia adalah alergen hirup, di antaranya asap kendaraan bermotor, asap dapur, asap pembakaran sampah, hingga tungau debu.

"Tungau debu rumah ini kecil sekali. Kita tidak bisa melihat dengan mata telanjang. Tapi biasanya dia senang hidup di karpet, bed cover, di tumpukan debu, di mainan berbulu, dan binatang peliharaan berbulu. Ini semua bisa menjadi trigger cukup kuat bagi anak yang asma," jelasnya.

Wahyuni mengatakan, asma dapat mengenai semua usia. Hanya saja, mendiagnosis asma pada anak balita tidak semudah mendiagnosis asma pada anak yang lebih besar.

Pasalnya, anak yang usianya lebih muda memang memiliki saluran nafas yang lebih kecil sehingga jika mengalami infeksi saluran nafas juga bisa mengalami mengi yang mirip dengan asma.

"Kalau yang lebih besar seperti 7 atau 8 tahun, umumnya gejala juga lebih jelas dan mereka dapat melakukan pemeriksaan yang lebih objektif untuk menilai apakah saluran nafasnya betul ada penyempitan atau tidak," kata Wahyuni.

Wahyuni pun mengatakan bahwa tes alergi dapat dilakukan untuk membantu mengetahui seberapa sensitif anak terhadap alergen, serta menjadi salah satu cara untuk melihat apakah anak memang mengalami alergi yang menyebabkan asma.

"Artinya, kalau itu (tes alergi) kita kerjakan, maka akan mendukung diagnosis kita," pungkasnya.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Sat Samapta Polres Labuhanbatu Laksanakan Patroli Malam
Fani Willis Bertahan Pada Kasus Trump, Akan Ada Lebih Banyak Gejolak di Depan
Granak Nenas  Di Duga Masih Aktif  di Temukan Anak Anak
Dalam Menyambut Bulan Ramadhan, Waka Polres Laksanaka  Doa Bersama Pulun Anak Yatim
Personil Polsek Kuauh Hulu Laksanaka  Jumat Curhat
Karena Emosi Ayah Bacok Anak Kandung
komentar
beritaTerbaru