Jumat, 21 Agustus 2026

Gempa Bumi Turki dan Suriah Sudah Telan 17.000 Lebih Korban Tewas

- Kamis, 09 Februari 2023 23:30 WIB
Gempa Bumi Turki dan Suriah Sudah Telan 17.000 Lebih Korban Tewas
Twitter
Petugas mengevakuasi korban gempa bumi Turki dan Suriah

jaringberita.com - Tim SAR di Turki dan Suriah terus berpacu dengan waktu di tengah kekurangan peralatan yang digunakan untuk menemukan korban yang terkubur di reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempa kuat yang menghantam wilayah itu pada Senin (6/2/2023).


Melansir VOAIndonesia, hingga Kamis (9/2/2024) dilaporkan korban tewas akibat gempa tersebut telah mencapai 17.000 orang lebih.

Badan penanggulangan bencana Turki mengatakan bahwa sekitar 110.000 personel terlibat dalam upaya penyelamatan dan 5.500 kendaraan seperti traktor, derek, buldoser, dan ekskavator telah dikirim ke lokasi bencana untuk membantu upaya penyelamatan.

Baca Juga:

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengunjungi daerah dekat pusat gempa di Kota Gaziantep dan perbatasan Turki-Suriah.

Dia menghadapi rasa frustrasi yang meningkat dari para penyintas yang mencari orang yang mereka cintai atau menunggu bantuan dari pemerintah. Erdogan mengakui adanya masalah dengan tanggapan secara darurat atas gempa berkekuatan 7,8 magnitudo itu.

Baca Juga:

“Tidak mungkin bersiap menghadapi bencana seperti ini,” kata Erdogan.

"Kami tidak akan meninggalkan warga kami tanpa perawatan," sambungnya menunjuk cuaca musim dingin dan bagaimana gempa bumi telah menghancurkan landasan pacu di Bandara Hatay sebagai hal yang mengganggu kelancaran upaya bantuan.

Tim penyelamat masih menemukan orang hidup, tetapi tidak dapat menjangkau mereka tanpa peralatan dan keahlian yang dibutuhkan, bahkan selagi mereka dapat mendengar teriakan minta tolong.

Beberapa tempat pencarian juga telah menjadi arena perayaan ketika ada orang yang ditemukan dalam keadaan hidup dan diberi perawatan medis. Namun, upaya menyingkirkan puing-puing juga secara tidak sengaja sering menambah jumlah korban.

Erdogan mengumumkan bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 14.000 di negaranya, dan lebih dari 63.000 lainnya terluka.

Di Suriah, di mana ada keluhan serupa tentang tanggapan yang lambat, sedikitnya 3.100 orang tewas dan lebih dari 5.000 lainnya terluka, menurut angka dari pemerintah Damaskus dan kelompok-kelompok penyelamat.

Erdogan mengumumkan tujuh hari berkabung nasional dan keadaan darurat tiga bulan di 10 provinsi yang terdampak langsung.

Tim SAR dan bantuan darurat dari seluruh dunia mengalir ke Turki dan Suriah sementara petugas penyelamat menggali puing-puing untuk mencari korban yang selamat. Beberapa korban yang tadinya berteriak minta tolong mulai terdiam sebelum datangnya bantuan.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Hari Bhayangkara, Wamen Veronica Tan Puji Respons Polri Terhadap Korban Kekerasan
Remaja di Belawan Tewas Diduga Tertembak Polisi
40 Wisudawan Tahfiz Sulaimaniyah Sumatera Lanjutkan Pendidikan ke Turki
Pacitan Jawa Timur Diguncang Gempa Berkekuatan M6,0
Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar Diguncang Gempa Bumi Tektonik M4,1
Erdogan Dilantik Kembali Sebagai Presiden Turki Ketiga Kalinya
komentar
beritaTerbaru