Minggu, 16 Agustus 2026

Gara-Gara Bercanda Bawa Bom, Wanita WNI Ditangkap di Malaysia

- Rabu, 04 Januari 2023 14:30 WIB
Gara-Gara Bercanda Bawa Bom, Wanita WNI Ditangkap di Malaysia
Ilustrasi. (Foto: Reuters)

jaringberita.com - Konsulat Jenderal RI Penang mendampingi seorang warga negara Indonesia (WNI) dalam persidangan setelah terdakwa ditangkap akibat bergurau membawa bom saat melalui pemeriksaan di Bandara Internasional Penang pada Kamis (29/12/2022) lalu.

Dilansir dari Okezone, Konsul Jenderal RI Penang Bambang Suharto dalam keterangannya di Penang, Selasa, mengatakan KJRI Penang telah diberi kesempatan untuk menemui perempuan berinisial JGT itu pada Senin (2/1/2023).
Selain menunjuk pengacara setempat untuk mendampingi JGT, ia mengatakan KJRI Penang juga telah hadir dalam sidang yang diselenggarakan di Mahkamah Majistret Balik Pulau, Penang, Selasa, guna memberikan dukungan moril kepada yang bersangkutan.
Dalam perkembangannya, Jaksa Penuntut mendakwa JGT dengan Seksyen 14 Kelakuan Aib tentang penggunaan perkataan yang kurang sopan atau menghina atau berkelakuan dengan cara menghina dengan tujuan kemarahan atau mengganggu keamanan.
Dilansir dari ANTARA, dalam persidangan, JGT dinilai tidak memiliki niatan untuk melontarkan ancaman ataupun penghinaan yang dapat menyebabkan kemarahan atau mengganggu keamanan. Hakim kemudian memutuskan yang bersangkutan diwajibkan membayar denda.
Setelah JGT membayar denda, dia kemudian dibebaskan dan atas bantuan KJRI Penang, dia bisa pulang ke Indonesia, ujar Bambang.
JGT, pekerja migran yang bekerja di Ipoh, Negara Bagian Perak, pada Kamis lalu hendak pulang ke Medan dalam rangka cuti selama dua minggu dengan penerbangan pukul 17.15.
Saat menjalani pemeriksaan bagasi bersama dua orang temannya, JGT sempat mengucapkan kata “bom”. Petugas yang mendengar perkataannya lalu melaporkannya ke aparat keamanan bandara.
Petugas dari Kepolisian Malaysia IPD Barat Daya segera mengamankan JGT untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Polisi menahan JGT dengan tuduhan melanggar Seksyen 506 Kanun Keseksaan tentang Ugutan Jenayah dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun penjara dan atau denda.
KJRI Penang mendapatkan informasi penahanan tersebut pada Jumat (30/12/2022) dari Kepolisian Malaysia.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
385 WNI Dievakuasi dari Sudan, Pemerintah Siapkan Layanan Kesehatan
Perang Sudan WNI Hengkang, Peluru Lewat   Di Atas Kepala saat Berjalan Kaki Menuju KBRI
Satgas TNI Berhasil Evakuasi 110 WNI Di Sudan
Besok Calon Pemain Naturalisasi Sandy Walsh Diambil Sumpah Jadi WNI
Kemendagri Berikan Pelayanan Adminduk WNI di Tokyo dan Hokaido
komentar
beritaTerbaru