Jumat, 14 Agustus 2026

Pertumbuhan Ekonomi Harus Dibarengi Pengendalian Harga Pangan

- Kamis, 10 November 2022 09:30 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Harus Dibarengi Pengendalian Harga Pangan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Yaitu, belanja modal dan barang yang produktif, penyesuaian secara moderat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), perlunya penguatan pasar domestik untuk berbagai produk yang memiliki daya saing di pasar global, dan juga penyaluran bansos dan perlinsos yang tepat sasaran.
Namun, menurut Rizal, Indonesia masih bisa merasakan windfall profit dari sejumlah komoditas yang tengah booming, syaratnya seluruh pengelolaan sumber daya alam yang melimpah, harus didorong ke industri hilir.
“Mengapa industri hilir, karena akan menyelamatkan dalam memberikan kontribusi nilai tambah,” tambah Rizal.
Misalnya, saat ini komoditas nikel tengah booming. Maka perlu didorong agar pengolahan nikel bisa dilakukan di dalam negeri sehingga end product yang diekspor.
Indonesia memanfaatkan windfall profit, mencari sumber market lain yang menyerap devisa lebih baik lagi dengan komoditas yang semakin banyak, ya itu dengan pangan dan energi,” kata Rizal.
Sebelumnya, seperti dilansir dari laman RM.id, berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal III Indonesia mendapatkan windfall profit dari batubara,minyak kelapa sawit dan besi dan baja di angka 6,38 persen.
Jika negara kembali merasakan windfall profit, menopang APBN, salah satunya bisa memberikan subsidi maupun bantuan yang lebih besar lagi.

Tags
beritaTerkait
Masyarakat Medan Hidup Harmonis Dalam Keberagaman
Rico Waas : Ikhtiar Dalam Mempromosikan Kuliner Halal, Aman dan Sehat
Hari Bhayangkara ke-79, PGI Nilai Pelayanan Polri dan Sikap Personel Semakin Humanis
Aksi Humanis Srikandi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Semarakkan Hari Buruh
Aksi Humanis Srikandi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Semarakkan Hari Buruh
Ekonomi Indonesia 2025 Diprediksi Tumbuh 4,7–5,5 Persen
komentar
beritaTerbaru