Kamis, 20 Agustus 2026

Telkom-Bio Farma Incar Peluang Ekspansi Bisnis

- Rabu, 09 November 2022 10:30 WIB
Telkom-Bio Farma Incar Peluang Ekspansi Bisnis
Direktur Digital PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Fajrin Rasyid.

Hal ini dirasakan oleh perusahaan startup (rintisan) di Indonesia. Menurutnya, para startup kesulitan mendapatkan SDM (Sumber Daya Manusia) seperti programmer sehingga tenaga kerja ini dipenuhi dari luar negeri.

Di samping itu, Telkom terus memperbesar peranannya yang kini tak hanya fokus pada infrastruktur digital. Tetapi juga menyasar bisnis di segmen digital platform dan digital service.
Ia mengatakan, pengembangan aplikasi-aplikasi akan terus dilakukan, baik yang akan digunakan untuk Pemerintah, swasta maupun masyarakat. Sehingga nantinya penggunaan digitalisasi bisa end to end.
Dia menuturkan, adanya event G20 bisa menjadi kesempatan BUMN untuk memperkenalkan terobosan dan inovasi-inovasi yang telah dilakukan kepada masyarakat global.
Apalagi perseroan memiliki program inkubasi startup, yang diharapkan ke depannya akan terus tumbuh dan mampu menjadi perusahaan yang go public bila mendapatkan mitra atau investor yang tepat.
“Rencananya, di G20 kami akan lakukan announcement. Ada beberapa kandidat startup yang sudah dicomblangkan dengan investor, mereka akan melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai side event dari rangkaian kegiatan G20,” akunya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Transformasi dan Digital PT Bio Farma (Persero) Soleh Ayubi mengungkapkan, selain digitalisasi dan energi, kesehatan global juga menjadi isu utama di ajang G20.
Berkaca pada Pandemi Covid-19 hampir dua setengah tahun lalu, kata dia, banyak negara mengalami kesulitan untuk mengakses alat-alat kesehatan, obat, vaksin bahkan masker.

Tags
beritaTerkait
Polri Kirim Tim Kemanusiaan Bantu Korban Banjir Demak
Sampai Kapan Manusia Harus Suntik Vaksin Covid-19?
Dinkes: Meski Covid-19 Turun, Vaksinasi Booster Kedua Tetap Dibutuhkan
Catat ! Pejabat  Tinggi Pemkab Asahan  Ikut Uji Kompetensi, Ini Namanya
Dituding Korupsi Rp 2.000 Triliun, Mantan PM Muhyiddin Digarap KPK Malaysia
Pemkab Toba Raih  Penghargaan BKN Award 2022
komentar
beritaTerbaru