Minggu, 16 Agustus 2026

Bos OJK Wanti-wanti Ancaman Resesi

- Selasa, 08 November 2022 10:30 WIB
Bos OJK Wanti-wanti Ancaman Resesi
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar.

Fenomena penempatan DHE di luar negeri, sambung Piter, dipicu nilai tukar rupiah Indonesia yang terus melemah.
“Jika rupiah kembali menguat dan stabil, saya kira para pemilik dana ini akan tetap butuh rupiah. Saya yakin kondisinya ini tidak akan berlangsung lama,” tegasnya.
Agar mata uang Garuda kembali stabil, menurutnya, harus diikuti kenaikan suku bunga acuan. Dengan begitu, fenomena likuiditas di valas bisa teratasi.
Ia mengaku masih optimistis, sampai akhir tahun, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercapai sesuai target. Dalam waktu dekat, Pemerintah akan merilis capaian ekonomi triwulan III-2022 yang diperkirakan berada di level 5,4 sampai 5,6 persen.
Dengan pertumbuhan itu, lanjutnya, ekonomi nasional akan membaik dan berlanjut di akhir tahun. Dia juga yakin, karena triwulan III-2022 ini tidak ada gejolak yang berarti, maka tren pemulihan akan berlanjut.
“Sehingga di akhir 2022 diperkirakan pertumbuhan ekonomi kita bisa sampai 5,3 sampai 5,5 persen. Dan kredit bisa tumbuh di level 10 hingga 12 persen,” pungkasnya.

Tags
beritaTerkait
BRImo Tembus 49,7 Juta Pengguna, BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat Layanan Digital
Masyarakat Medan Hidup Harmonis Dalam Keberagaman
Rico Waas : Ikhtiar Dalam Mempromosikan Kuliner Halal, Aman dan Sehat
Hari Bhayangkara ke-79, PGI Nilai Pelayanan Polri dan Sikap Personel Semakin Humanis
Aksi Humanis Srikandi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Semarakkan Hari Buruh
Aksi Humanis Srikandi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Semarakkan Hari Buruh
komentar
beritaTerbaru