Kamis, 13 Agustus 2026

Pengumumkan UMP 2023 Dilakukan November, Kemungkinan Ada Kenaikan

Faeza - Senin, 31 Oktober 2022 15:00 WIB
Pengumumkan UMP 2023 Dilakukan November, Kemungkinan Ada Kenaikan
OkeZone

jaringberita.com: Kenaikan Upah Minimum Pekerja (UMP) Tahun 2023 akan diumumkan November 2022. Namun Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah tidak menyebutkan tanggal pasti pengumuman UMP.

Menaker bahkan memberikan sinyal adanya kenaikan UMP Tahun 2023. Namun, Menaker Ida belum mau menyebutkan berapa besaran kenaikan UMP 2023.
"Sedang dalam proses. Saya sudah minta ke bu Dirjen untuk mendengarkan aspirasi para buruh dan sekarang dalam proses memfinalisasi pandangan dan aspirasi tersebut (Buruh)," katanya dikutip dari Okezone, Senin (31/10/2022).
Sebelumnya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah F Noor mengatakan, besaran kenaikan upah pada tahun 2023 mendatang bakal memperhitungkan kondisi ekonomi nasional, terutama mempertimbangkan tingkat inflasi dalam negeri.
Afriansyah mengungkapkan, keputusan kenaikan upah minimum kemungkinan bakal segera diputuskan bulan depan setelah melalui pertimbangan antara serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah. "Segera lah (diputuskan kenaikan upah minimum 2023), November ini," ucapnya.
Adapun serikat pekerja atau buruh menuntut kenaikan upah minimum tahun 2023 sebesar 10-13%. Hal itu menyusul naiknya harga kebutuhan pokok akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Tuntutan itu hanya 1 dari 3 tuntutan yang disampaikan buruh saat melakukan aksi unjuk rasa di Balaikota Jakarta.
"Diduga tahun depan upah buruh tidak akan naik lagi, dan kami menuntut kenaikan Upah Minimun tahun 2023 sebesar 10-13%," kata Ketua Perda Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia KSPI DKI Jakarta Winarso dalam siaran pers.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Kuota 6.000 Penumpang Mudik Gratis Pemko Medan 2024 Habis..
Fani Willis Bertahan Pada Kasus Trump, Akan Ada Lebih Banyak Gejolak di Depan
Polri tetapkan 7 anggota PPLN Kuala Lumpur sebagai tersangka
Mulai Hari Ini Angkutan Umum Dilarang Naik Turunkan Penumpang di SM Raja
Biden Meningkatkan Serangan Trump, Bahas Ekonomi Gagal
Mayoritas Anggota Partai Republik Kini Bersikeras, Trump Tidak Pernah Mencoba Membatalkan Pemilu
komentar
beritaTerbaru