Senin, 17 Agustus 2026

Realisasi Kredit Bank Mandiri Top Markotop

- Kamis, 27 Oktober 2022 11:00 WIB
Realisasi Kredit Bank  Mandiri Top Markotop
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi (tengah), didampingi jajarannya

NPL Rendah
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Bank Mandiri konsisten menjaga kualitas aset.
Hal ini tercermin dari posisi Non Performing Loan (NPL) bank only yang melandai ke level 2,3 persen per September 2022. Posisi tersebut jauh lebih baik jika dibandingkan periode September 2021, yang sempat menyentuh 3,1 persen. Alias telah turun sebesar 80 bps.
Dalam menjaga kualitas aset, Bank Mandiri juga telah membentuk pencadangan yang memadai.
“Sampai dengan kuartal III-2022 kami telah menyiapkan pencadangan yang cukup, dengan NPL Coverage ratio mencapai 292 persen, meningkat dari posisi kuartal III tahun sebelumnya yang sebesar 247 persen,” tutur Darmawan.
Sampai dengan akhir September 2022, posisi restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 Bank Mandiri makin melandai menjadi Rp 45,6 triliun. Jumlah ini sudah jauh lebih rendah dari September 2021 yang sempat mencapai Rp 90,1 triliun, atau menurun 49,38 persen.
Penurunan ini didorong oleh pelunasan dan pembayaran cicilan debitur, dan bisnis para debitur yang sudah kembali normal. Di samping itu, peran Pemerintah dan regulator dalam menanggulangi Covid-19 di Tanah Air telah terbukti berhasil dan ekonomi telah kembali pulih bahkan tumbuh menguat dibandingkan posisi sebelum pandemi Covid-19.
Berkat disiplin dalam mengimplementasikan manajemen risiko, biaya kredit atau Cost of Credit (CoC) Bank Mandiri secara bank only pun berhasil ditekan menjadi 1,3 persen per September 2022. Dilansir RM.id, jauh lebih baik bila dibandingkan periode setahun sebelumnya 2,1 persen

Tags
beritaTerkait
BRImo Tembus 49,7 Juta Pengguna, BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat Layanan Digital
MPP Desak OJK Tolak Pencalonan Fadhil Ilyas dan Minta Dugaan Kredit Fiktif Diusut Tuntas
Ekonomi Indonesia 2025 Diprediksi Tumbuh 4,7–5,5 Persen
Jaga Inflasi Tetap Terkendali, BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen
Bank Indonesia Optimis Kinerja Ekonomi Lebih Baik
Survei Perbankan Triwulan IV 2024, Penyaluran Kredit Baru Terindikasi Naik
komentar
beritaTerbaru