Minggu, 16 Agustus 2026

Nilai Investasi Ekonomi Digital Indonesia Mencapai 4,7 Miliar Dolar Amerika

- Rabu, 28 September 2022 19:20 WIB
Nilai Investasi Ekonomi Digital Indonesia Mencapai 4,7 Miliar Dolar Amerika
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - Berdasarkan riset Google, Temasek, dan Bain & Company selama triwulan I-2021, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan jika nilai investasi ekonomi digital Indonesia mencapai 4,7 miliar dolar Amerika Serikat.


"Angka tersebut melampaui nilai tertinggi selama empat tahun terakhir," ungkapnya dilansir dari Antara, Rabu (28/9/2022).


Dengan demikian, Sri Mulyani menilai, data tersebut menunjukkan ekonomi digital memiliki potensi yang tinggi untuk sumber pertumbuhan domestik di masa depan.

Baca Juga:


Menurutnya, ekonomi digital di Indonesia akan terus tumbuh lebih kuat. Per tahun 2021, nilai ekonomi digital Indonesia berada pada posisi tertinggi di Asia Tenggara yakni diproyeksikan akan mencapai 70 miliar dolar AS. Kemudian di tahun 2025 diperkirakan akan mencapai lebih dari 120 miliar dolar AS.


Kendati begitu, Sri Mulyani mengatakan terdapat beberapa tantangan dalam mengembangkan ekonomi digital di Tanah Air, yakni disparitas akses internet khususnya antar wilayah dan antar tingkat pendapatan, dimana konektivitas utamanya antar pulau Jawa dan pulau lainnya masih belum merata.

Baca Juga:


Tantangan lainnya adalah keamanan siber, yang juga sangat penting dan nyata sebagai ancaman terhadap ekonomi digital. Dengan demikian perlindungan data bagi konsumen menjadi sangat kritis.


Perlakuan pajak yang sama antara pengusaha lokal dan asing turut menjadi salah satu masalah dan keterbatasan skema pendanaan bagi perusahaan rintisan alias startup, serta rendahnya sumber daya manusia di bidang wirausahawan.


Berdasarkan peluang dan tantangan tersebut, dia berpendapat Indonesia perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depa karena kemajuan teknologi akan mengubah cara dunia bekerja.


"Kita juga harus lebih tanggap dan bersiap menghadapi tantangan risiko dan dinamika perkembangan ekonomi digital ke depan," tegasnya.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Jakarta dan Bali Disiapkan Jadi Pusat Finansial Internasional Indonesia, PFII Cakup Perbankan hingga Fintech
Polwan Korbrimob Berhasil Wujudkan Pengamanan VIP di Sarang KKB
Kasus Judol di Kementerian Komdigi Jadi Atensi Kapolri
Kasi Humas Jajaran Polda Sumut Harus Bangun Opini
Pemerintah Pusat Maupun Daerah, Memaksimalkan Penerapan Digitalisasi Birokrasi Seluruh Level
Kejati Sumut Masuki Babak Baru dalam Penanganan Tindak Pidana Korupsi, Dari Sistem Manual ke Sistem Digital
komentar
beritaTerbaru