Senin, 17 Agustus 2026

Populasi Harimau Sumatera saat ini Tak Lebih dari 600 Ekor

- Rabu, 22 Maret 2023 03:30 WIB
Populasi Harimau Sumatera saat ini Tak Lebih dari 600 Ekor
istockphoto
Ilustrasi
jaringberita.com - Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatra Utara (Sumut) menyampaikan populasi Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) di alam liar dan hutan Pulau Sumatera kini jumlahnya kurang dari 600 ekor.

Menurut IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (Critically endangered).

"Populasinya diperkirakan lebih kurang 500 hingga 600 ekor yang tersebar di hutan-hutan Pulau Sumatera," kata Plh Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut Elvina Rosinta Dewi, Selasa (21/3/2023).

Untuk itu, BBKSDA Sumut mengimbau kepada semua pihak agar tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat merusak habitat satwa liar khususnya Harimau Sumatera seperti perburuan liar, penebangan tanpa ijin.

"Perambahan hutan dan lain-lain, sehingga konflik atau interaksi negatif antara harimau dengan masyarakat dapat dihindari," katanya.

Selain itu dia berharap dengan upaya-upaya tersebut konflik atau interaksi negative antara harimau dengan masyarakat Sumut semakin menurun, sehingga masyarakat juga semakin aman dalam melaksanakan aktivitasnya.

"Harimau Sumatera termasuk satwa liar dilindungi sesuai Peraturan Permerintah No. 7 Tahun 1999 dan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Yang Dilindungi," jelasnya.

Lebih lanjut Elvina menyampaikan, sampai dengan tahun 2023, BBKSDA Sumut telah melaksanakan berbagai upaya mitigasi dan penanganan konflik Harimau Sumatera seperti pemetaan daerah rawan konflik harimau, sosialisasi terkait mitigasi dan penanganan apabila terjadi konflik harimau.

"Rapat-rapat dan koordinasi dalam rangka penanganan konflik dengan melibatkan semua pihak dan masyarakat, pembuatan kandang TPE (Tiger Proof Enclosure) di Kabupaten Langkat," ucapnya.

Kemudian, pembuatan jeduman (seperti petasan untuk mengusir satwa liar) di Kabupaten Tapsel dan Langkat, patroli bersama masyarakat, pemasangan kamera trap, pemasangan kandang jebak, operasi sapu jerat.

"Dan pencegahan perburuan satwa mangsa dan pembangunan dan pengembangan Suaka (sanctury) Harimau Sumatra Barumun," pungkasnya.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Harap Polda Sumut Terus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat
Polisi Ungkap Pabrik Liquid Vape di Apartemen Lexing Ton
Polda Sumut Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Tegaskan Komitmen Melayani dan Berbenah
Momentum Hari Bhayangkara ke-79 Kapolda Sumut Mohon Maaf Masih ada Anggota Menyakiti Masyarakat
Pemuda ICMI Orwil Sumut dan Jurnalis Medan Sembelih Hewan Kurban
KPwBI Sumut Gelar 6th Sumatranomics, Bangun Pemahaman dan Kesadaran Pengembangan Perekonomian Sumatera
komentar
beritaTerbaru