Kamis, 20 Agustus 2026

BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Wilayah Pegunungan dan Lereng Barat

- Senin, 20 Maret 2023 21:30 WIB
BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Wilayah Pegunungan dan Lereng Barat
istockphoto
Ilustrasi
jaringberita.com - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi terjadinya hujan lebat yang dapat melanda beberapa wilayah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Prakirawan BMKG Martha Manurung dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/3/2023) menyampaikan, potensi hujan lebat tersebut berpeluang terjadi di kawasan pegunungan dan lereng barat.

"Waspada hujan lebat di lereng barat dan pegunungan yang dapat berpotensi mengakibatkan longsor atau banjir," katanya.

Sementara itu, untuk prakiraan cuaca pada Selasa (21/3/2023), dia menyampaikan pada pagi hari wilayah Provinsi Sumut umumnya berawan.

Kemudian pada siang/sore hari berpeluang mengalami hujan sedang di wilayah Karo, Dairi, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Pakpak Bharat dan Humbahas.

Selanjutnya pada malam hari, berpeluang mengalami hujan lebat di wilayah Langkat, Karo, Dairi, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Pakpak Bharat, Humbahas, Madina.

"Pada dini hari, cuaca berpotensi berawan di wilayah Sumatera Utara," paparnya.

Adapun suhu udara, tambahan, di wilayah Sumut umumnya berkisar antara 16.0 - 32.0°C. Sedangkan kelembapan udaranya berkisar antara 60 - 98%.

"Untuk titik panas (hotspot) di Sumut pada tanggal 19 Maret 2023 tidak terpantau," tandasnya.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Harap Polda Sumut Terus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat
Polisi Ungkap Pabrik Liquid Vape di Apartemen Lexing Ton
Momentum Hari Bhayangkara ke-79 Kapolda Sumut Mohon Maaf Masih ada Anggota Menyakiti Masyarakat
Pemuda ICMI Orwil Sumut dan Jurnalis Medan Sembelih Hewan Kurban
KPwBI Sumut Gelar 6th Sumatranomics, Bangun Pemahaman dan Kesadaran Pengembangan Perekonomian Sumatera
Bulog Sumut Apresiasi Kinerja Poldasu, Ciptakan Situasi Kondusif Sepanjang 2024
komentar
beritaTerbaru