Selasa, 18 Agustus 2026

DPRD Medan: Jangan Ada Pungli di Ramadhan Fair

- Jumat, 17 Maret 2023 16:30 WIB
DPRD Medan:  Jangan Ada Pungli di Ramadhan Fair
ANTARA
Ramadhan Fair
jaringberita.com -Anggota Komisi III DPRD Kota Medan Dhiyaul Hayati mengingatkan jangan ada lagi pungutan liar (pungli) di ajang Ramadhan Fair.

"Jangan sampai ada pungli yang dapat merusak suasana kedamaian di bulan suci Ramadhan," ucap Dhiyaul di Medan, Sumut, dilansir dari Antara Sumut, Jumat (17/3).

Legislator ini mengkhawatirkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan ajang ini sebagai bisnis praktik jual beli lapak maupun stan.

Sebab pada Ramadhan Fair tahun sebelumnya ada oknum yang "membisniskan" lapak maupun stan seharga Rp2 hingga Rp3 juta kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Ramadhan Fair tahun ini bakaldilaksanakan di tiga lokasi, yakni Taman Sri Deli, halaman Istana Maimun dan Lapangan Rengas Pulau di Medan bagian Utara.

"Kita harapkan Ramadhan Fairini tak ada lagi pungli. Pemkot Medan telah menganggarkan dana Rp5 miliar yangbersumber APBD denganpemenang tender PT Angsamas Ratu Tama," terangnya.

Politisi ini juga mengatakan bahwaRamadhan Fair merupakan sarana bagi masyarakat Kota Medan dalam mensyiarkan ibadah di bulan suci bagi umat muslim.

Ajang ini sekaligus memberikan kesempatan kepada para pelaku UMKM di Ibukota Provinsi Sumatera Utara untuk meningkatkan omzet dagangan selama Ramadhan.

Ajang Ramadan Fair XVII 2023 M/1444 Hijrah digelar selama 20 hari mulai 25 Maret sampai 13 April 2023.

"Jadi kita ingatkan lagi, jangan ada pungli dalam bentuk apapun. Jangan ada yangjual beli stan, dan kami minta lebih diutamakan pelaku UMKM setempat," tegas Dhiyaul.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Komisi I DPRD Medan dan KPU Gelar Rapat Masalah Penyelenggaraan Pemilu
Fraksi Partai Demokrat Dorong Pemko Medan Tingkatkan Pelayanan Publik Secara Mudah dan Cepat
Normalisasi Sungai Deli Tanpa Penggusuran, Syaiful Ramadhan Apresiasi Walikota Medan
Guru PAI Menangis ke Dewan, 6 Bulan Belum Terima Tunjangan Sertifikasi
FPKS : Perda Inovasi Daerah  Diharapkan Dapat Menurunkan Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Medan
Ranperda Inovasi Daerah Disetujui Jadi Perda, Bobby Nasution: Hadirkan Kebermanfaatan Bagi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru