Kamis, 20 Agustus 2026

Bayi Kembar Siam Dempet Dada Asal Batubara Butuh Uluran Tangan Dermawan

- Rabu, 22 Februari 2023 17:30 WIB
Bayi Kembar Siam Dempet Dada Asal Batubara Butuh Uluran Tangan Dermawan
Bayi Kembar Siam Dempet Dada Asal Batubara Butuh Uluran Tangan Dermawan

jaringberita.com - Sepasang bayi kembar siam dempet dada asal batubara lahir di di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Adam Malik Medan. Orang tua bayi kembar siam mengharapkan bantuan dari Bupati Batubara dan kaum dermawan.

Pasangan suami istri Hery Wahyudi (30) Shofiani (27) warga Dusun 3 Desa Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara tidak menyangka akan memiliki anak kembar siam dempet dada berjenis kelamin laki-laki.
Hery yang bekerja sebagai pengantar air galon itu tidak menyangka akan kelahiran putranya yang kembar siam dempet dada. Dia pun meminta uluran tangan para dermawan termasuk Bupati Batubara, Zahir.
"Kami berharap bantuan dari Bupati Batubara Zahir dan Kadis Kesehatan serta dermawan untuk membantu meringankan biaya kebutuhan kami di Medan," katanya, Rabu (22/2/2023).
Hery menceritakan proses kelahiran putra ke 3 dan 4 mereka diawali saat dirinya membawa istrinya yang sedang hamil tua untuk kontrol ke dokter spesialis kelainan anak di Medan.
"Karena ada kelainan kehamilan, saya bawa istri saya kontrol ke dokter spesialis kelainan anak di Medan. Namun kondisi istri tiba-tiba drop sehingga dokter langsung merujuk istri saya ke RSUP Adam Malik pada 19 Januari 2023", ucapnya.
"Anak saya yang kembar siam itu lahir lewat operasi cecar pada 2 Februari 2023 di RSUP Adam Malik Medan," sambung Hery.
Hery mengatakan dirinya mengetahui kalau istrinya mengandung dua anak kembar siam saat konsul ke Klinik Utama di Kisaran. Saat itu usia kehamilan istrinya 7 bulan.
"Dokternya bilang anak kami ada kelainan dan kembar siam. Diduga hanya memiliki satu jantung sehingga disarankan untuk konsul ke dokter spesialis kelainan anak di Medan," terangnya.
Mengetahui keadaan tersebut, kata Hery kondisi kesehatan istrinya Shofiani semakin lama semakin buruk hingga kurus kering.
"Hingga akhirnya drop dan Hb-nya menurun sehingga harus menerima transfusi 5 kantong darah. Setelah kondisi istri saya mulai membaik, tim dokter melakukan operasi cesar", kenangnya.
beritaTerbaru