Jumat, 14 Agustus 2026

PPNI Sumut Minta Polisi Tuntaskan Kasus Penyerangan dan Penganiayaan di RS Bandung

- Senin, 07 November 2022 15:30 WIB
PPNI Sumut Minta Polisi Tuntaskan Kasus Penyerangan dan Penganiayaan di RS Bandung
istimewa
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sumatera Utara (Sumut), Mahsur Al Hazkiyani, menyayangkan peristiwa penyerangan dan penganiayaan terhadap perawat di Rumah Sakit (RS) Bandung, Medan.

jaringberita.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sumatera Utara (Sumut), Mahsur Al Hazkiyani, menyayangkan peristiwa penyerangan dan penganiayaan terhadap perawat di Rumah Sakit (RS) Bandung, Medan.

Mahsur berharap kepolisian bisa menuntaskan kasus ini dan menghukum pelaku sesuai hukum yang berlaku.
"Kami yang merupakan organisasi perawat profesi di Indonesia dan di Sumatera Utara, sangat menyayangkan kejadian ini. Yang mana di Sumatera Utara ini masih berulang kali dugaan penganiayaan ataupun tingkat kekerasan terhadap oknum-oknum perawat," jelasnya kepada wartawan.
"Kami sangat berharap agar pihak rumah sakit dan PPNI bekerjsama untuk melanjutkan proses yang seharusnya kita lanjutkan," lanjutnya.
Dia juga mengapresiasi pihak kepolisian yang merespon cepat kejadian tersebut dengan mendatangi RS Bandung.
"Dan kami dari PPNI Sumut,kami juga berterim kasih kepada Pak Kapolres dan segenap jajaran kepolisianyang hadir di TKP. Ini merupakan niat baik dari kepolisian agar kejadian ini segera diselesaikan," ungkapnya.
Pun demikian, Mahsur tetap berharap kasus ini tetap dilanjutkan. "Segera diselesaikan. Kami berharap diberikan solusi sebaik-sebaiknya sesuau dengan proses hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, video CCTV di RS Bandung viral yang merekam aksi segerombolan pria diduga oknum polisi menyerang dan menganiaya seorang perawat bernama Wanda Winata.
Kejadian penyerangan di RS Bandung milik Bendarahara DPD PDI Perjuangan Sumut sekaligus Anggota DPRD Sumut, Meriahta Sitepu itu terjadi pada Minggu subuh sekira pukul 05.00 WIB.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Berakhir Damai Usai Aniaya Perawat, Bripda Tito CS Tak Dipecat. Ini Sanksinya....
7 Sabhara Penganiaya Sekuriti RS Bandung  Diamankan di Propam
Lima Oknum Baja Penganiaya Perawat dan Sekuriti RS Bandung Ditahan di Sel Khusus
Oknum Polisi Pelaku Penganiayaan Sekuriti RS Bandung Terancam Sanksi Disiplin
RS Bandung dan Keluarga Korban Penyerangan Apresiasi Gercep Kepolisian
Lima Terduga Pelaku Penyerangan RS Bandung Diperiksa
komentar
beritaTerbaru