Selasa, 18 Agustus 2026

Antisipasi Kasus Gagal Ginjal Akut, Satpol PP dan Dinkes Razia Apotek di Labura

- Senin, 24 Oktober 2022 16:30 WIB
Antisipasi Kasus Gagal Ginjal Akut, Satpol PP dan Dinkes Razia  Apotek di Labura
istimewa
Antisipasi Kasus Gagal Ginjal Akut, Satpol PP dan Dinkes Razia Apotek di Labura

jaringberita.com - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan , dan Dinas Perdagangan dan UKM Kabupaten Labuhanbatu Utara (labura), Provinsi Sumatera Utara (sumut), merazia obat-obatan ke sejumlah apotek di Aek Kanopan, Labura, Senin (24/10/22).

Hal ini mengantisipasi peredaran obat sirup anak yang diduga mengandung cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) sesuai larangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kadis Kesehatan dr. Hj. Jannah, SKM, mengatakan razia apotek ini juga untuk menindaklanjuti imbauan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) yang meminta apotek untuk menghentikan penjualan obat jenis sirup untuk mencegah peningkatan kasus gagal ginjal akut (GGA)
"Sementara yang kami temukan yaitu Termorex sama Unibebi sirup. Kami himbau dan sudah ada komunikasi antara pihak apotek untuk menarik obat-obatan yang sementara dilarang beredar tersebut," ujar Jannah di dampingi Kasatpol PP Labura Singgih Purwoto.
Petugas terlihat mendatangi apotek-apotek yang ada di kawasan Kota Aek Kanopan, Kelurahan Aek Kanopan, dan di beberapa wilayah di Labuhanbatu Utara. Di sana, petugas me­nge­cek stok obat sirup.
Dalam razia tersebut, pihaknya masih menemukan obat yang sudah dilarang sesuai edaran BPOM seperti Unibebi Cough Sirop belum ditarik dari pasaran.
Mendapati hal tersebut petugas menindaklanjuti dengan memberikan teguran dan imbauan agar tidak menjual obat tersebut serta menarik dari etalase toko.
Sebelumnya, BPOM RI mengumumkan lima produk obat sirop di Indonesia yang mengandung cemaran EG melampaui ambang batas aman. Kelima produk itu di antaranya Termorex Sirop (obat demam), produksi PT Konimex dengan nomor izin edar DBL7813003537A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.
Flurin DMP Sirop (obat batuk dan flu), produksi PT Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.
Unibebi Cough Sirop (obat batuk dan flu), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DTL7226303037A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.
Unibebi Demam Sirop (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL8726301237A1, kemasan dus, botol @60 ml.
Unibebi Demam Drops (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL1926303336A1, kemasan dus, botol @15 ml.
BPOM telah melakukan uji sampel terhadap 39 bets dari 26 sirop obat yang diduga mengandung cemaran EG dan DEG yang diduga digunakan pasien gagal ginjal akut sebelum dan selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Diduga Terlibat Gas Oplosan Polda Sumut Periksa Anggota DPRD Labura
Poldasu dan Polres Labuhanbatu Tangkap Pelaku Pengoplos Gas Elpiji di Labura
Bupati Labura Laksanakan Bung Desa ke-13 di Desa Kuala Beringin
Bupati Labura Ketua Umum Perbakin Sumut Masa Bhakti 2023-2027
Bupati Labura Pastikan BLT-DD Tepat Sasaran
Jasad IRT yang Diterkam Buaya di Labura Ditemukan
komentar
beritaTerbaru