Jumat, 14 Agustus 2026

Lebih 50 Penerbangan Internasional Dibatalkan Dampak China Tembakkan Rudal ke Taiwan

- Jumat, 05 Agustus 2022 15:35 WIB
Lebih 50 Penerbangan Internasional Dibatalkan Dampak China Tembakkan Rudal ke Taiwan
Twitter
Tembakan rudal yang disebut milik China

jaringberita.com - Taiwan: China dilaporkan telah menembakkan sebanyak 11 rudal balistik ke perairan di sekitar pantai timur laut dan barat daya Taiwan. Akibatnya hal ini pun menyebabkan gangguan pada jalur pelayaran dan penerbangan dari dan menuju Taiwan.


Dilaporkan, lebih dari 50 penerbangan internasional dari Bandara Internasional Taoyuan Taiwan telah dibatalkan. Kapal telah dipaksa untuk mengubah rute yang diperkirakan akan berdampak pada rantai pasokan dengan penundaan pengiriman global.


"Saya keluar pagi ini, tapi kemudian penjaga pantai datang melalui radio dan menyuruh kami semua untuk segera kembali ke pelabuhan," ujar seorang warga, dikutip BBC.

Baca Juga:


Kebanyakan orang yang berbicara dengan BBC tidak percaya China akan menyerang Taiwan. "Orang-orang itu berbicara besar, tetapi mereka tidak akan melakukan apa-apa. Kami telah hidup dengan ancaman mereka selama 70 tahun,” terangnya.


Seperti diketahui, China menggelar latihan militer besar-besaran mulai Kamis (4/8/2022) hingga Minggu (7/8/2022). Latihan ini menyusul kunjungan Ketua Dewan Perwakilan rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan.

Baca Juga:


Kunjungan singkat Pelosi ke Taiwan pada Rabu (3/8/2022) memicu ketegangan. China pun menanggapi dengan melakukan peluncuran rudal balistik yang belum pernah terjadi sebelumnya dan latihan militer di lepas pantai Taiwan.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Harimau Siberia Tertangkap Kamera di Pegunungan Hinggan Raya China
Tiga Astronot China Sukses Kembali dengan Selamat ke Bumi
Sumut Jadi Tujuan Utama Kunjungan  Wakil Gubernur Guangdong Setelah Covid-19
Bareskrim Kawal Deportasi 52 WN China Sindikat Penipuan Internasional
Harga Bawang Putih Meroket, Daya Beli Petani Hancur Karena Harga Cabai Masih Terbenam
India Selip China Sebagai Negara Berpenduduk Terbanyak di Dunia
komentar
beritaTerbaru