Kamis, 13 Agustus 2026

New York City Nyatakan Darurat Cacar Monyet

- Senin, 01 Agustus 2022 17:47 WIB
New York City Nyatakan Darurat Cacar Monyet
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - New York City: Status darurat kesehatan masyarakat akibat wabah cacar monyet (monkey pox) resmi diumumkan oleh Pemerintah Kota New York City, Amerika Serikat, Sabtu (30/7/2022).


Walikota New York City, Eric Adams dan Komisaris Kesehatan Ashwin Vasan menyampaikan pengumuman tersebut lewat pernyataan bersama ketika 1.383 kasus cacar monyet dilaporkan di Negara Bagian New York tersebut.


"Saat ini New York City merupakan pusat wabah, dan kami memperkirakan bahwa saat ini sekitar 150.000 warga New York berisiko terpapar cacar monyet," ucapnya dilansir Antara, Senin (1/8/2022).

Baca Juga:


Oleh karena itu, dengan adanya status tersebut maka akan memungkinkan departemen kesehatan setempat mengeluarkan perintah darurat di bawah undang-undang kesehatan New York City dan mengubah ketentuan undang-undang guna membantu memperlambat penyebaran penyakit itu.


Pengumuman tersebut disampaikan sehari setelah Gubernur New York Kathy Hochul menyatakan status darurat bencana negara bagian terkait wabah tersebut.

Baca Juga:


Pada Kamis (28/7/2022), Departemen Kesehatan New York menyebut cacar monyet sebagai 'ancaman mendesak bagi kesehatan masyarakat'.


Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menunjukkan bahwa hingga Jumat (29/7/2022), 5.189 kasus telah dikonfirmasi di seluruh wilayah negara itu.


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan cacar monyet sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia pada 23 Juli lalu.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
PLN UP3 Pematangsiantar Gelar Simulasi Tanggap Darurat Bencana dan Teror
Kemenkes Siapkan Transisi Akhiri Status Kedaruratan Covid-19
Joe Biden Akhiri Status Darurat Covid-19 di AS
Penanganan Longsor Natuna, Pemerintah Sediakan Relokasi 100 Rumah
BNPB: Progres Penanganan Darurat Bencana Longsor Natuna Berjalan Baik
Penanganan Darurat Gempa Maluku, BNPB Serahkan Bantuan Senilai Rp1,1 M
komentar
beritaTerbaru