jaringberita.com -Isu Kylian Mbappe bakal pindah ke Real Madrid kembali memanas usai Piala Dunia 2022 Qatar.
Alasan bakal hengkangnya Mbappe ke Santiago Bernabeu masih berkutat soal ketidaknyamanannya berada di klub Paris Saint Germain (PSG), dan retaknya hubungan dengan Neymar.
Ada juga kabar Mbappe tidak suka ditangani Pelatih Christophe Galtier. Dia disebut-sebut mendesak PSG supaya menggaet Zidane sebagai pelatih baru.
Kabar terbaru soal hengkangnya Mbappe ini pertama kali diberitakan Sportkeeda, dalam laporannya, kemarin. Mereka menyebut kondisi Mbappe, membuat El Real kembali membuka pintu untuk sang pemain.
Namun, Real Madrid tidak akan begitu saja menerima Kylian Mbappe setelah merasa sakit hati dengan penolakanannya tahun lalu. Real Madrid disebut-sebut akan membuka lagi kesempatan untuk Mbappe dengan satu syarat, yaitu dia harus bilang sendiri ke PSG ingin pergi.
Bukan hanya bilang, tetapi juga mendesak supaya dilepas. Menurut laporan yang beredar, Mbappe dan keluarganya sudah memahami kondisi tersebut. Rumor ketertarikan Real Madrid memboyong Mbappe sudah beredar sejak dua tahun lalu.
Namun, dilansir rm.id, upaya Madrid selalu gagal karena PSG ogah melepasnya. Mbappe dikabarkan sudah bersepakat dengan Madrid pada musim panas 2022. Namun, semuanya gagal setelah ada tekanan dari PSG dan intervensi Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Mbappe kemudian meneken perpanjangan kontrak dengan klub raksasa Ligue 1 tersebut hingga musim panas 2025.